Pada suatu hari Ogol pergi ke Bandung bersama kedua orang tuanya. Saat itu untuk yang pertama bagi Ogol ke rumah Tulangnya.
Ogol terkejut saat melihat paribannya Nurminse yang menurutnya luar biasa cantik, dia pun jatuh cinta pada pandangan pertama dan ingin menjadikan paribannya sebagai istri. Namun minse mencari cari alasan untuk menolaknya secara halus.
Ogol: "iban.., hudok tu Tulang ingkon ho saut di ahu"
Minse: "dang olo ahu tu bawa na marisap"
Ogol: "ohh.., hu paso pe"
Minse: "dang olo ahu tu bawa na minum tuak"
Ogol: "ohh.., hu paso pe"
Minse: "ingkon tu bali do ahu marbulan madu, ingkon tuhoronmu di ahu mas, berlian dohot mobil"
Ogol: "olo, hujual pe horboku na di huta an"
Minse: "ingkon nasa ganjang ni balobas (penggaris) aha ni amantaku"
Ogol: "ohh.., husambung pe"
Minse: ??!!@**##!!@?